Minggu, 29 September 2019

PERSEPSI PRODUK BEKATUL 081392250108

PERSEPSI PRODUK BEKATUL


Persepsi Produk Bekatul | Bekatul adalah bagian atau lapisan terdalam pada padi yang terbungkus sekam, bekatul ini didapat dari hasil samping dari suatu prosespenggilingan padi, letak penggilingan padi biasanya tidak jauh dari tempat dimana padi ditanam itu artinya penggilingan padi banyak terdapat didaerah pedesaan dengan demikian bekatul banyakdimanfaatkan pada daerah dimana penggilingan padi itu berasal, dengan kondisi tanah yang masih luas dan memilihara ternak yang masih memungkinkan maka salah satu pakan yang mudah didapat dan murah hanyalah bekatul maka dari itu banyak orang berpresepsi bahwa bekatul hanya mempunyai manfaat sebagai pakan ternak, berikut akan coba kita kupas anggapan atau persepsi masyarakat lokal maupun luar negri mengenai bekatul ini.
Persepsi produk Bekatul
macam bekatul

bekatul untuk pakan ayam


Persepsi masyarakat lokal dan kebanyakan orang pada umumnya terhadap bekatul adalah dari segi pemanfaatannya, itupun sangatlah terbatas, mereka berfikir bekatul hanyalah produk yang bisa digunakan untuk bahan makanan ternak, karena persepsi  itulah bekatul yang merupakan bahan samping dari proses penggilingan padi ini dianggap sebelah mata bahkan terabaikan, hal ini disebabkan karenana tidak ada pemanfaatan lain selain pakan ternak, informasipun jarang sampai ke masyarakat, padahal produk ini sangatlah berlimpah dan banyak dijumpai, hampir semua wilayah di Indonesia ini, terdapat bekatul dari Aceh sampai Papua kita bisa menjumpainya, saat ini karena kurangnya informasi pada masyarakat kelebihan produksi bekatul yang ada pada satu daerah akan terjadi kerusakan dan dibuang begitu saja.
 Saat ini persepsi terhadap bekatul sudah sedikit  berubah, adanya penelitian-penetian dari berbagai Universitas telah membuka wawasan  pada masyarakat tentang manfaat bekatul, meskipun ragam produk bekatul belum begitu dikenal, para peneliti terus melanjutkan usahanya menjadikan bekatul untuk bisa menjadi makanan pengganti bahkan bekatul bisa digunakan sebagai makanan  kesehatan, kecantikan dan lain – lain, dengan adanya penelitian  dari berbagai instansi atau perorangan akan saangat membantu untuk mengubah persepsi pada masyarakat kita dan yakinla bahwa lambat laun persepsi bekatul dimasyarakat kita akan berubah tidak hanya sebagai pakan ternak tetapi mempunyai fungsi yang lain.

campuran bekatul untuk pakan ayam


Adapun persepsi masyarakat luar negri, bekatul adalah makanan kesehatan mereka sangat sadar dalam memilih makanan, mereka menginginkan makanan betul-betul alami dan mempunyai nilai lebih yaitu mampu manjaga kesehatan tubuh, salah satu contoh di negara Jepang dan Amerika telah mengganti 15 % tepung terigunya dengan tepung bekatul, hal ini dilakukan karena untuk menghindari zat Gluten yang terdapat dalam tepung terigu, zat tersebut diyakini sangat sulit dicerna oleh tubuh, disamping itu  negara ini juga telah berhasil membuat minyak bekatul yang diyakini banyak manfaatnya buat kecantikan, berbagai hasil penelitin pun telah disebarkan keemasyarakat bahwa bekatul dapat digunakan sebagai makan pengganti dan dapat juga digunakan untuk membuat bubur atau sereal, kue atau cake dan lain lain dengan demikian bekatul dalam ersepsi mereka telah berubah, bakatul adalah makanan kesehatan bukan lagi sebagai pakan ternak.
Untuk dijaman millenial ini, rasanya mereka kurang begitu paham tentang bekatul atau dedak ini mereka hanya sekilas membaca dari penenelusuran di internet saja, bahkan terkadang cuek bila kita menanyakankan sejauh mana mereka tahu mengenai bekatul dan manfaatnya, tapi penulis yakin pada saat tertentu bekatul akan lebih dikenal di masyarakat kita sebagai makanan sehat ataupun salah satu bahan kecantikan yang alami, tidaklah mudah untuk menggantikan persepsi yang telah ada yaitu bekatul berarti makanan ternak perlu waktu untuk merubah itu semua dan sosialisasi di berbagai macam media haruslah lebih inten dan aktif lagi sehingga produk ini tidak akan terbuang – buang sia-sia
Berbagai macam persamaan kata atau sinonim bekatul pada beberapa daerah sangatlah beragam ada yang menyebutnya dedak , menir,melukut, belukut, sedikitnya persamaan kata yang ada menyebabkan terbatasnya pencarian di situs tertentu,  sedikitnya artikel mengenai bekatul menjadikan penulis agak kesulitan mencari beberapa hal dalam penelusurannya seperti antonim, hyponim, homophone dan lain sebagainya.
Walaupun persepsi mengenai bekatul masih sangat memprihatinkan, tapi kita semua berharap lambat laun persepsi bekatul akan berubah, pada saat ini masyarakat hanya mengetahui bekatul berdasarkan manfaatnya saja, suatu saat masyarakat akan lebih mengetahui berbagai gizi yang dikandung, protein atau mineral yang ada pada kandungan bekatul tersebut, berikut sedikit pengetahuan tentang bekatul dan diharapkan pengetahuan ini akan menambah wawasan pada masyarakat sehingga harapan untuk merubah sedikit persepsi menjadi sesuatu yang lebih baik akan terjadi dan prodiksi bekatul yang berlimpah akan mempunyai banyak manfaat sehingga produk tersebut tudak disia-siakan lagi.
bekatul dari hasil penggilingan padi mempunyai kandungan bioaktif pangan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, seperti misalnya bekatul kaya akan vitamin B komples, B1, B2, B3, B6 dan vitamin E, juga mengandung asam lemak esential, asam amino, dan  berbagai macam mineral lain darii kandungan gizi yang terkandung dalam produksi bekatul tersebut maka manfaat bekatul akan menghasilkan berbgai macam produk unggulan selain pakan ternak.
Dari sedukit penjelasan diatas dapatlah kita simpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap bekatul saat ini hanyalah berdasarkan satu manfaat saja yaitu sebagai pakan ternak semata, sedangkan di luar negri persepsi bekatul adalah makanan yang mempunyai nilai kesehatan dan gizi yang cukup untuk mensubtitusi berbagai macam produk seperti tepung, mayonaise atau bahan dasar kecantikan, dengan banyaknya produk yang dihasilkan tentunya sedikit demi sedikit akan merubah persepsi dimasyarakat kita, dengan semakin baiknya persepsi yang ada , kita berharap produk bekatul yang ada dimasyarakat tidak lagi akan terbuang begitu saja, semoga tulisan ini akan mempunyai manfaat dan dapat menjadi pembanding pada tulisan lain dan juga berharap akan menjadi tambahan pengetahuan bagi masyarakat yang membacanya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar