PERSEPSI PRODUK BEKATUL
Persepsi Produk Bekatul | Bekatul adalah bagian atau
lapisan terdalam pada padi yang terbungkus sekam, bekatul ini didapat dari
hasil samping dari suatu prosespenggilingan padi, letak penggilingan padi
biasanya tidak jauh dari tempat dimana padi ditanam itu artinya penggilingan
padi banyak terdapat didaerah pedesaan dengan demikian bekatul
banyakdimanfaatkan pada daerah dimana penggilingan padi itu berasal, dengan
kondisi tanah yang masih luas dan memilihara ternak yang masih memungkinkan
maka salah satu pakan yang mudah didapat dan murah hanyalah bekatul maka dari
itu banyak orang berpresepsi bahwa bekatul hanya mempunyai manfaat sebagai
pakan ternak, berikut akan coba kita kupas anggapan atau persepsi masyarakat
lokal maupun luar negri mengenai bekatul ini.
![]() |
| macam bekatul |
bekatul untuk pakan ayam |
Persepsi masyarakat lokal dan
kebanyakan orang pada umumnya terhadap bekatul adalah dari segi pemanfaatannya,
itupun sangatlah terbatas, mereka berfikir bekatul hanyalah produk yang bisa
digunakan untuk bahan makanan ternak, karena persepsi itulah bekatul yang merupakan bahan samping
dari proses penggilingan padi ini dianggap sebelah mata bahkan terabaikan, hal
ini disebabkan karenana tidak ada pemanfaatan lain selain pakan ternak,
informasipun jarang sampai ke masyarakat, padahal produk ini sangatlah
berlimpah dan banyak dijumpai, hampir semua wilayah di Indonesia ini, terdapat
bekatul dari Aceh sampai Papua kita bisa menjumpainya, saat ini karena
kurangnya informasi pada masyarakat kelebihan produksi bekatul yang ada pada
satu daerah akan terjadi kerusakan dan dibuang begitu saja.
Saat ini persepsi terhadap bekatul sudah
sedikit berubah, adanya
penelitian-penetian dari berbagai Universitas telah membuka wawasan pada masyarakat tentang manfaat bekatul,
meskipun ragam produk bekatul belum begitu dikenal, para peneliti terus
melanjutkan usahanya menjadikan bekatul untuk bisa menjadi makanan pengganti
bahkan bekatul bisa digunakan sebagai makanan
kesehatan, kecantikan dan lain – lain, dengan adanya penelitian dari berbagai instansi atau perorangan akan
saangat membantu untuk mengubah persepsi pada masyarakat kita dan yakinla bahwa
lambat laun persepsi bekatul dimasyarakat kita akan berubah tidak hanya sebagai
pakan ternak tetapi mempunyai fungsi yang lain.
campuran bekatul untuk pakan ayam |
Adapun persepsi masyarakat luar
negri, bekatul adalah makanan kesehatan mereka sangat sadar dalam memilih
makanan, mereka menginginkan makanan betul-betul alami dan mempunyai nilai
lebih yaitu mampu manjaga kesehatan tubuh, salah satu contoh di negara Jepang
dan Amerika telah mengganti 15 % tepung terigunya dengan tepung bekatul, hal
ini dilakukan karena untuk menghindari zat Gluten yang terdapat dalam tepung
terigu, zat tersebut diyakini sangat sulit dicerna oleh tubuh, disamping itu negara ini juga telah berhasil membuat minyak
bekatul yang diyakini banyak manfaatnya buat kecantikan, berbagai hasil
penelitin pun telah disebarkan keemasyarakat bahwa bekatul dapat digunakan
sebagai makan pengganti dan dapat juga digunakan untuk membuat bubur atau
sereal, kue atau cake dan lain lain dengan demikian bekatul dalam ersepsi
mereka telah berubah, bakatul adalah makanan kesehatan bukan lagi sebagai pakan
ternak.
Untuk dijaman millenial ini,
rasanya mereka kurang begitu paham tentang bekatul atau dedak ini mereka hanya
sekilas membaca dari penenelusuran di internet saja, bahkan terkadang cuek bila
kita menanyakankan sejauh mana mereka tahu mengenai bekatul dan manfaatnya,
tapi penulis yakin pada saat tertentu bekatul akan lebih dikenal di masyarakat kita
sebagai makanan sehat ataupun salah satu bahan kecantikan yang alami, tidaklah
mudah untuk menggantikan persepsi yang telah ada yaitu bekatul berarti makanan
ternak perlu waktu untuk merubah itu semua dan sosialisasi di berbagai macam
media haruslah lebih inten dan aktif lagi sehingga produk ini tidak akan
terbuang – buang sia-sia
Berbagai macam persamaan kata
atau sinonim bekatul pada beberapa daerah sangatlah beragam ada yang
menyebutnya dedak , menir,melukut, belukut, sedikitnya persamaan kata yang ada
menyebabkan terbatasnya pencarian di situs tertentu, sedikitnya artikel mengenai bekatul
menjadikan penulis agak kesulitan mencari beberapa hal dalam penelusurannya
seperti antonim, hyponim, homophone dan lain sebagainya.
Walaupun persepsi mengenai
bekatul masih sangat memprihatinkan, tapi kita semua berharap lambat laun persepsi
bekatul akan berubah, pada saat ini masyarakat hanya mengetahui bekatul
berdasarkan manfaatnya saja, suatu saat masyarakat akan lebih mengetahui
berbagai gizi yang dikandung, protein atau mineral yang ada pada kandungan
bekatul tersebut, berikut sedikit pengetahuan tentang bekatul dan diharapkan
pengetahuan ini akan menambah wawasan pada masyarakat sehingga harapan untuk
merubah sedikit persepsi menjadi sesuatu yang lebih baik akan terjadi dan
prodiksi bekatul yang berlimpah akan mempunyai banyak manfaat sehingga produk
tersebut tudak disia-siakan lagi.
bekatul dari hasil penggilingan
padi mempunyai kandungan bioaktif pangan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan,
seperti misalnya bekatul kaya akan vitamin B komples, B1, B2, B3, B6 dan
vitamin E, juga mengandung asam lemak esential, asam amino, dan berbagai macam mineral lain darii kandungan
gizi yang terkandung dalam produksi bekatul tersebut maka manfaat bekatul akan
menghasilkan berbgai macam produk unggulan selain pakan ternak.
Dari sedukit penjelasan diatas
dapatlah kita simpulkan bahwa persepsi masyarakat terhadap bekatul saat ini
hanyalah berdasarkan satu manfaat saja yaitu sebagai pakan ternak semata,
sedangkan di luar negri persepsi bekatul adalah makanan yang mempunyai nilai
kesehatan dan gizi yang cukup untuk mensubtitusi berbagai macam produk seperti
tepung, mayonaise atau bahan dasar kecantikan, dengan banyaknya produk yang
dihasilkan tentunya sedikit demi sedikit akan merubah persepsi dimasyarakat
kita, dengan semakin baiknya persepsi yang ada , kita berharap produk bekatul
yang ada dimasyarakat tidak lagi akan terbuang begitu saja, semoga tulisan ini
akan mempunyai manfaat dan dapat menjadi pembanding pada tulisan lain dan juga
berharap akan menjadi tambahan pengetahuan bagi masyarakat yang membacanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar